Toyota Supra tinggal menghitung pekan, dan nampaknya rencana trio serangkai kendaraan beroda empat sport Toyota masih ada di rute yang dikendalikan. Untuk mengisi celah antara Toyota 86 dan Toyota Supra, Toyota butuh satu kendaraan beroda empat lagi dan itu dapat jadi yaitu generasi baru dari Toyota MR2. Untuk menciptakan hal ini, Toyota dikabarkan sedang mencari-cari partner yang dapat diajak collab demi membangkitkan kembali MR2.

Menurut warta dari Japanese Nostalgic Car, Toyota tengah menjajaki lagi kerjasama dengan Subaru dalam sebuah proyek kendaraan beroda empat sport bermesin tengah. Entah kebetulan atau tak, sebenarnya ada gosip dari kubu Subaru soal absensi sebuah kendaraan beroda empat sport mesin tengah juga. 

Sayang sekali belum ada isu yang lebih rinci mengenai jantung kendaraan beroda empat sport bermesin tengah dari Toyota dan Subaru. Ekspektasinya tentusaja semestinya sesuai dengan posisi si Toyota MR2 nanti, yaitu di tengah-tengah, menjadi jembatan antara 86 dan Supra. Energinya semestinya di atas 200 telpon pintar, namun tak perlu sampai tembus 340 telpon pintar-an.

Dengan penyajian ala kendaraan beroda empat yang mesinnya ada di tengah wheelbase, versi reboot dari Toyota MR2 sudah semestinya memberi tahu karakter pembatasan dan balans yang berbeda dibandingkan Toyota 86 dan Toyota Supra yang mesinnya di depan. Kami yakin proyek ini tak akan makan waktu kencang, mengingat bagus Toyota ataupun Subaru tak punya kendaraan beroda empat road-resmi yang mesinnya ada di tengah untuk kini, jadi mungkin semestinya mulai dari nol.

Malah bukan mustahil jikalau untuk menghemat biaya, bagus Toyota ataupun Subaru akan pakai mesin 2.400 cc baru yang rencananya akan mengisi engine bay Toyota 86 dan Subaru BRZ generasi kedua bagi Toyota MR2 ini.Sudahlah, sampai dikala ini semuanya masih rumor, namun toh kami bersuka cita jikalau makin banyak kendaraan beroda empat sport dan kami masih menunggu Toyota Supra dahulu dikala ini. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!